Part Nine

1797 Words

"Kenapa bisa? Kamu gak jaga dia baik baik ya?" Cerocos mama Nico dengan sangat khawatir. "Ma,dia kan lagi di sekolah. Jelas aja aku gak tau." "Kamu gak bisa jaga dia baik baik ya. Kalo kamu gak bisa jaga Fefe baik baik mama yang akan rawat dia." Nico membulatkan mata hazelnya sempurna. "Gak bisa ma!" Nico tersentak. "Mommy..." Mama Nico dan Nico melupakan debat kecil mereka. Serempak mereka menatap gadis kecil yang sedang terbaring lemah di kamar VVIP khusus anak "Ini daddy sayang" ucap Nico sambil mengelus rambut Fefe yang lembut. "Mommy sakit,mommy peluk fefe,mommy..." Fefe meneteskan air matanya. Mama Nico pun menitihkan air mata. Ada perasaan bersalah,menyesal dan rasa iba. Fefe membuka kedua matanya perlahan.  Bau obat obatan langsung tercium saat dia membuka kedua matanya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD