Berbicara dengan kembarannya Rafa membutuhkan waktu tidak sebentar, meski sebenarnya tidak ada yang perlu dibicarakan sama sekali. Rafi pulang setelah Naila memastikan bahwa dirinya baik – baik saja dan lebih menunggu apa yang akan Rafa lakukan, sejauh ini tidak ada apa pun tindakan yang Rafa lakukan kecuali berhubungan lewat ponsel. “Awal bulan sudah mulai aktif disana?” Menatap Ferdy dengan mengangguk pelan “aku sepertinya di awal – awal akan jarang atau bahkan nggak pernah kesini, tapi setidaknya aku akan usahakan.” “Kita paham jadi tenang saja.” “Semua nanti sama Mbak Gendis dan mama ya?” “Selama ini kan sama mereka, Nay,” ucap Ferdy memutar kedua bola matanya “kamu udah ketemu atlet itu?” “Kepo banget,” jawab Naila malas “semakin lama kamu tu kaya papa dan Mas Yudo.” Ferdy ter

