Sebenarnya Elisa merasa ingin menolak ajakan Devan berangkat bersama menuju tempat kelompok mereka berkumpul. Hanya saja sepertinya lelaki itu akan tetap memaksakan agar mereka berangkat bersama saja. Akhirnya ia pun memilih untuk setuju berangkat bersama Devan. Bila dilihat sisi positifnya, Elsa bisa menghemat tenaga dan biaya menuju kesana. Dirinya juga tidak perlu merasa tidak enakkan karena Devan yang menawarinya tumpangan, meski secara tidak langsung. Untungnya kali ini Devan mengendarai mobil. Elsa sudah sempat cemas karena jika Devan mengendarai motor. Beberapa kali Elsa melihat Devan selalu mengendarai motor bila ke kampus. Untungnya kali ini lelaki itu mengendarai mobil. Bila lelaki itu mengendarai motor, tentu Elsa akan merasa tidak nyaman selama dibonceng Devan. Tidak ada helm

