Berada di rumah seorang wanita ternyata membuat seorang Sebastian benar-benar tidak nyaman. Baru pertama kalinya dia berada dalam situasi formal seperti ini. Walaupun begitu, Sebastian akan berusaha semaksimal mungkin untuk bersikap tenang dan menghargai ibunya Cassandra. Ibunya Cassandra membawa senampan kopi dan makanan ringan yang terhidang di atas meja. Sebastian bisa melihat raut wajah semringah ibunya yang kemungkinan besar bahwa kedatangan Sebastian ini sudah seperti takdir. “Sudah berapa lama kamu berkenalan dengan anak saya,” ucap ibunya Cassandra sambil menopang dagu dengan wajahnya sambil memperhatikan Sebastian dengan sangat serius. “Aku mengenalnya baru beberapa bulan sih, enggak terlalu dekat juga,” ucap Sebastian. “Aku sangat senang karena untuk pertama kalinya anakku dat

