Bab 57

277 Words

“Kamu harus tahu betapa cemasnya ibu menunggu dirimu,” ucap Ibu Cassandra sambil menepuk pundak Maria. “Baik Bu, lain kali aku tidak akan mengulangi hal ini lagi,” ucap Cassandra sambil menunjukan jadi kelingking kepada ibunya tanda bahwa ini adalah janji. Di saat mereka berdua sedang asyik berbicara mata ibu Cassandra teralihkan pada sosok Sebastian. Seketika dia kaget bukan main karena baru kali ini anaknya membawa seorang pria untuk datang berkunjung kerumahnya. Baru kali ini dalam sejarah hidupnya Cassandra bisa melakukan hal yang sering jarang terjadi ini. “Cassandrasiapa pria ini, apakah dia adalah pacar baru kamu,” ucap ibu Cassandra terkagum-kagum menyaksikan pemandangan yang cukup langkah ini. Sebastian berusaha setenang mungkin supaya tidak membuat seorang wanita paruh baya h

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD