Chapter 21

2184 Words

“Lo duluan aja ke mobil.” Ali memberikan kunci mobilnya pada Niken. Niken yang sedari tadi sibuk dengan ponselnya langsung menoleh pada Ali. “Loh, emangnya kamu mau kemana? Jangan bilang kamu mau ketemu sama mantan gak penting kamu itu.” “Namanya Sisi.” “Ya... ya... ya... terserah.” “Gue mau ke lapangan sebentar. Anak basket pada ngumpul.” “Aku ikut.” “Gue cuma mau dengar pengumuman sebentar. Udah lo duluan aja sana.” Jengah berdebat dengan gadis itu, Ali langsung berlalu meninggalkannya. Tadi Farel sempat memberitahunya bahwa para tim basket diminta untuk berkumpul usai pulang sekolah di lapangan. Untuk itulah Ali kini bergegas kesana. Saat ia sudah sampai ternyata semuanya sudah berada disana. “Nah Nata udah datang, jadi gue bisa langsung sampaiin pesan dari pak Riki ya,” ucap Fa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD