cemburu

779 Words
Mataku mulai mengerjab karena terusik oleh terik sang mentari yang menembus jendela kamar ini. Ku buka mataku perlahan. Mendapati dia yang kemarin telah sah menjadi suamiku. "Kalau tidur gini liat wajah kamu adem banget mas"batinku "Udah bangun dek?"tanyanya "Belum mas masih merem"sahutku ketus sama dia. Ya masak udah buka mata kayak gini masih di tanya lagi. Tanpa menghirauhannya aku beranjak dari ranjang tapi ada tangan yang menarik tanganku dan aku terjatuh di dekapannya. "Ihh lepas mas,aku mau mandi"kataku sambil berusaha melepaskan diri darinya "Morning kiss dulu dong dek"jawabnya sambil tersenyum nakal. "Gak ada ya morning kiss-morning kiss an, ini udah pagi tau mas, aku mau siap-siap sekolah" kataku ketus padanya Dia kan juga tau sendiri bahwa aku ini masih anak sekolahan yang berumur 18 tahun. Yah aku sama dia beda 5 tahun. Dan aku juga belum siap sepenuhnya buat ngelakuin aktivitas suami istri seperti hubungan yang normal. CUP dia mendaratkan ciumannya di kening ku agak lama dan kemudian mencium bibirku sekilas. "RENDRA ADITYAMAHRANDA"teriakku keras sekali dan dia langsung saja kabur ke kamar mandi. ******************************************************************* Di sekolah aku kembali bertemu dengan sahabatku. Yah siapa lagi kalau bukan the kece, yang beranggotakan rara,diandra, dan alicia termasuk aku. "Cie yang udah nikah, enak ya berangkat dianter suami"celetuk diandra Aku memutar bola mataku malas pasalnya diandra ini memang selalu ceplas ceplos kalau bicara. "Ehh sayang udah disini aja"seru dika menghampiriku "Sayang-sayang pala lo peyang hah"kataku lalu meninggalkan mereka dan menuju ruang kelas Buahaaahaahaaa. Tawa the kece seakan pecah karena dika yang kesal akan jawabanku dan mengerucutkan mulutnya. "Aku yakin lo bakal jatuh cinta sama gue sya"batin dika Drrt drrt Ponselku bergetar tampak satu pesan yang masuk From :cowok tengil Nanti aku jemput jam berapa? Tanpa menunggu lama aku langsung membalasnya. Yah karena nanti aku sudah ada janji sama mama mertuaku buat kerumahnya untuk makan malam. To:cowok tengil Jam 2 mas ******************************************************************* Dikantor tampak rendra sedang frustasi karena pekerjaanya. Hanya ada satu obatnya agar dia terbebas dari ini semua. Rendra mengambil ponsel yang ada di saku jasnya, berniat untuk mengirim pesan kepada istri kecilnya. Drrrtt drrrt Yah benar saja kini pesannya telah di balas oleh istri kecilnya yang menggemaskan itu From: my wife Jam 2 mas Bayangan wajah tasya menari nari dibenak rendra. Semua fikirannya tertuju pada istrinya. Rendra sadar mungkin dia akan dianggap seorang p*****l karena menikahi gadis SMA itu. Tapi jujur rendra sudah jatuh cinta pada pandangan pertama waktu itu. Wajahnya benar-benar mengalihkan dunia rendra. "Semoga kelak kau yang akan menjadi ibu dari anak-anakku ya sya"batin rendra Tok tok tok "Masuk" Tampak si rio datang bersama dua sahabatnya. Tony dan devon. "Weits... Bos ganteng tumben diem aja"celetuk tony "s***p lo ya ibab, gue diem di protes, gue nyrocos lo juga protes" sahut rendra Pletak Rio menjitak kepala tony "Aww sakit dodol"rintihnya "Eh ayo kita makan siang yok, udah jam istirahat nih"ajak devon "Dasar tukang makan lo kebo"sahut rio "Eh yaudah kalian makan dulu aja, gue mau jemput istri gue dulu" kata rendra sembari mengambil kunci mobil di atas meja ******************************************************************* Aku berniat menunggu dia di gerbang depan tapi alhasil aku duduk di depan kelas sendiri karena nunggu the kece selesai mengerjakan soal tambahan dari guru. "Halo sayang lagi apa di sini?"tanya dika sambil mendekatiku "Sayang pala lo peyang hah, udah deh sono lo jauh-jauh"sahutku "Ihh galak bener sih nyonya"serunya seraya meletakkan tangannya di pinggangku "Dika lepas gak nih tangan"kataku kesal pada dika "MIA ANASTASYA HERMAWAN, PULANG" bentak rendra padaku Aku terkejut sejak kapan rendra berdiri di situ. Tanpa memperdulikan dika , aku langsung saja pergi ke parkiran menuju mobil rendra. To:rara Gue pulang dulu ya ra, bilangin yang lainya Selesai mengirim pesan, aku mengembalikkan ponselku kedalam tas. Kulirik sekilas rendra yang fokus nyetir. Dari tadi hanya keheningan di sepanjang jalan, tak ada sepatah kata pun yang dia ucapkan. "Mm-as"ucapku terbata bata memecah keheningan "Hemm"jawabnya tetap fokus menatap kedepan "Aku bisa jelasin mas"sahutku "Hemm"jawabnya lagi "Hamm hemm hamm hemm aja,situ bisu. Udah pinggirin dulu mobilnya"seruku padanya Tanpa menjawabku dia meminggirkan mobilnya di tepi jalan. Tetapi dia tetap diam. "Mas kenapa diem aja, tadi itu dika cowok yang ngejar-ngejar aku selama ini. Dia emang gitu kalau ke aku" jelasku "Owh"sahutnya tanpa menatapku "Duhh cuma owh doang lagi,dasar cowok datar"batinku "Lagian aku juga gak suka sama dia. Mas kenapa sih kok diem aja. Nggak enak tau di diemin suami sendiri"ucapku seraya memasang wajah cemberut Terdengar hembusan nafas kasar darinya"Aku nggak suka kamu deket dia. Apalagi dia seenaknya peluk pinggang kamu"serunya dengan menatapku lekat-lekat "Aku tau mas. Cie mas cemburu ya"ejek ku padanya "Iya lah. Suami mana coba yang gak cemburu istrinya di gituin"jawabnya ******************************************************************* Hay guys Maaf ya banyak yang typo Yang baca tinggalin vote dan comen dong Terima kasih By : author syantik. Hehehe
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD