89. Apartemen Rainier (3)

1249 Words

“Sst.. Dicoba dulu. Nanti kalau habis, aku kasih hadiah.” “Janji??” tantang Lyssa. Rainier mengecup pipi kekasihnya, “Apa sih yang enggak buat kamu.” Lyssa mengangguk puas. Meski memakan waktu yang cukup lama, ia akhirnya menghabiskan juga makan malam porsi besarnya. Perutnya terasa penuh, tapi di sisi lain ia merasa senang. Gadis itu dengan senang hati menemani Rainier mencuci piring. “Apa temen-temen kamu gak masalah aku di sini?” “Ini tempatku,” balas Rainier dengan cengiran. Lyssa yang sudah baik mood-nya ikut tersenyum bersama Rainier. “Kamu kok tampan banget sih. Please, berhenti tersenyum seperti itu.” Masih dengan cengiran lebar, Rainier mengecup bibir Lyssa dalam, sekali lagi sukses membuat rona merah di pipi gadisnya. “Selesaiin dulu cuci piringnya..” kata Lyssa malu-malu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD