Bab 51

826 Words

"Dia tidak mengenalmu! Untuk apa kau hendak menemuinya?." Pria berambut gondrong itu kembali bertanya sambil menatap Richard, sementara ketiga anak buah Richard masih tertidur pulas ditempat duduknya. "Aku tidak mengenal ibuku sejak belasan tahun yang lalu, tentu saja saya berharap bisa bertemu dengannya. Walaupun sekali seumur hidup." Jawab Richard tanpa ragu di wajahnya. "Lalu Bagaimana jika ternyata ibumu tidak mengenalimu, bahkan tidak ingin mengakuimu? Apa kau masih ingin memperjuangkannya?." Pria itu kembali bertanya dengan nada menyelidik. Richard pun termangu di tempatnya. "Asalkan saya bisa melihat wajahnya! Dia tidak mengenaliku sekalipun, tidak apa-apa!." Sahut Richard sekali lagi. Hal itu membuat pria gondrong di hadapannya tampak tersenyum sinis. "Pendirianmu teguh se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD