"Kamu tidak apa-apa kan?." Sofia membantu suaminya mengobati luka di pelipis akibat pukulan tongkat dari Antonio. "Pria tua itu, dia masih saja kejam seperti dulu, dia menganggap semua orang akan tunduk di bawah kakinya. Dan akan menuruti segala keinginannya." Richard berbicara dengan nada yang geram. Sofia berusaha menenangkan suaminya dengan mengelus lembut lengannya. "Aku tidak apa-apa, dulu aku sudah sangat terbiasa dengan perangainya. Hanya saja sekarang ada dirimu, Aku tidak ingin kamu trauma dengan sikapnya. Seharusnya dia sudah bisa berubah karena usianya sudah uzur. Tapi ternyata semua masih sama saja." Richard kembali berkata, Sofia berusaha berpikir bijak dan menasehati suaminya. "Anggap saja Dia anak kecil, yang mungkin pikirannya masih labil. Karena walau bagaimanapun d

