18. Melihat Nur Di Laboratorium Bawah

2045 Words

Brakkk!!! “Aaarrrggghhh.” Suara itu mengejutkan mereka yang sedang menceritakan horor malam itu. Syahnaz dan Yesi berlomba untuk masuk ke dalam selimut yang sedang dipakai Farah untuk bersembunyi. “Eh! Geser dikit! Kaki aku nggak ketutupan!” Yesi meminta Farah untuk bergeser. “Ogah! Serem aku! Trauma sama yang horor-horor.” Farah menutup matanya dengan kedua telapak tangannya. Walau pandangan matanya masih bisa melihat jelas melalui celah-celah jarinya. “Awas, Yes! Kaki kamu yang nggak ketutup selimut bisa dicolek loh sama makhluk tak kasatmata!” Syahnaz menakut-nakuti temannya itu. “Gelo! Jangan nakut-nakutin!” Yesi merasa sangat berdebar-debar, sembari bersembunyi dengan kedua temannya. Lalu Yesi merasa ada sesuatu yang menyentuh kakinya yang tidak tertutup selimut. “Naz, Naz, i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD