Sisi Lain Arana

1061 Words

"Gue punya ide," ucap Arana mendapat tatapan penasaran dari semuanya. "Lempar umpan," sambung Arana dengan senyum sinis nya. "Maksud lo?" Heran Anje. Arana menjelaskan rencana yang sudah ia susun dengan sebaik mungkin, kelima cowok itu menyimak dengan serius dan mengangguk paham ketika Arana menyelesaikan penjelasanya. "Bagus juga rencana lo," ujar Wanda. Arana mengangkat sudut bibirnya dan kembali ketempat duduknya. "Ini ruangan rasanya kosong banget si," ucap Anje membuat semuanya mengernyit heran. "Ah elah gapeka banget lo pada, ini ruangan gaada gitu foto kita nya, biar jadi kenang-kenangan." "Ogah foto gue," ucap Andara. "Ogah dua," sambung Zean. "Ogah tiga," sambung Arana. "Ogah emp—" "Gue gaterima penolakan ya! Mumpung hp gue baru nih," ucap Anje memamerkan ponsel baruny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD