"Arana! Lo gapapa kan?" Panik Gita menghampiri Arana yang duduk sendirian ditengah kantin, ya gadis itu memilih menghabiskan waktunya di kantin hingga jam istirahat, sedangkan geng Respect sudah kembali ke kelas nya karena ada ulangan. Arana menaikkan satu alisnya dan menatap Gita heran. "kenapa apanya?" "Tadi gue denger keributan di luar kelas terus gosip yang beredar," ujar Gita membuat Arana menghela napasnya. "Gue baik-baik aja." "Si Melisa ngapain lagi?" Tanya Gita dengan nada kesal terselip disana. "Biasa," jawab Arana dan menyeruput jus jeruk pesanannya. "Ih sumpah ya gue gedeg banget sama tuh muka dua, pengen gue cakar rasanya tuh muka, jadi orang munafik banget," cecar Gita berapi-api. Nesya yang berdiri disebelah Gita mengerjapkan matanya. "bukanya muka Melisa cuma satu?"

