80. Papa Navi

2555 Words

- "Kadang, aku berpikir bahwa waktu dan kesempatan yang ku punya begitu banyak, sehingga aku menyepelekan semua hal. Dan karena itu, aku sekarang menyesal menyia-nyiakan semuanya." - *** Navino menarik Lila ke kelas mereka. Lebih baik seperti itu daripada mendengarkan kompor dari Flora dan Bara. Dasar para perusak! Navino memberi kode kepada Tetra agar menyingkir sejenak. Sehingga, Navino dapat duduk dengan Lila di meja depan. Dia memaksa Lila untuk menatapnya lekat-lekat. Ya, tujuannya untuk mencari kebenaran masing-masing. Lila menatap datar manik Navino yang hitam bening. Dapat dilihat dengan jelas, ada kesalahpahaman diantara mereka berdua. "Buka blokiran kontak gue, Ra," pinta Navino dengan nada datar. "Kenapa lo mau ditempelin sama Flora?" Bukannya menjawab Navino, atau memb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD