bc

Kontrak 365 Hari Bersama CEO Dingin

book_age18+
13
FOLLOW
1K
READ
contract marriage
family
HE
friends to lovers
dominant
drama
tragedy
sweet
bxg
city
office/work place
lies
affair
assistant
like
intro-logo
Blurb

“Kita hanya suami istri selama 365 hari.”Nadira menerima pernikahan kontrak dengan Arka Mahendra, seorang CEO muda yang terkenal dingin, arogan, dan tidak percaya pada cinta.Aturannya sederhana: jangan jatuh cinta, jangan mencampuri kehidupan pribadi masing-masing, dan setelah 365 hari, mereka harus berpisah.Nadira pikir semuanya akan mudah.Sampai Arka mulai menunjukkan sisi lain yang tidak pernah ia bayangkan. Perhatian kecil, perlindungan diam-diam, dan tatapan yang perlahan membuat batas antara kontrak dan perasaan menjadi kabur.Namun Nadira kemudian menemukan sebuah rahasia.Arka ternyata sudah mengenalnya jauh sebelum pernikahan mereka.Lalu kenapa Arka memilihnya?Dan apa yang sebenarnya akan terjadi ketika hari ke-365 tiba?

chap-preview
Free preview
Bab 1 — Pernikahan yang Tidak Seharusnya Terjadi
Hujan turun begitu deras malam itu. Nadira berdiri di depan jendela besar sebuah hotel mewah, memandangi lampu-lampu kota yang terlihat samar di balik kaca yang dipenuhi titik air. Tangannya mengepal erat. Sejak satu jam lalu, hidupnya seperti berubah menjadi mimpi buruk. “Aku nggak bisa menikah dengannya.” Suara Nadira terdengar lirih. Di belakangnya, seorang wanita paruh baya hanya bisa menghela napas. “Kalau kamu tidak menikah dengannya, rumah kita akan disita.” Nadira terdiam. Itulah masalahnya. Ayahnya meninggalkan utang yang jumlahnya tidak sedikit. Rumah yang selama ini menjadi satu-satunya tempat mereka tinggal juga terancam diambil oleh pihak bank. Nadira sudah mencoba mencari pekerjaan tambahan. Ia bahkan menjual beberapa barang berharga miliknya. Tetapi jumlahnya tetap tidak cukup. Sampai seorang pria datang membawa sebuah tawaran. Pernikahan kontrak. Dan pria itu bukan orang sembarangan. Arka Mahendra. CEO termuda sekaligus pemilik salah satu perusahaan terbesar di kota itu. Pria yang terkenal dingin, sulit didekati, dan tidak pernah terlihat memiliki hubungan serius dengan wanita mana pun. Nadira menelan ludah. “Kenapa harus aku?” Tidak ada jawaban. Pintu kamar tiba-tiba terbuka. Seorang pria tinggi masuk dengan langkah tenang. Jas hitam yang dikenakannya terlihat sempurna. Rambutnya sedikit basah karena hujan, sementara tatapan matanya begitu dingin hingga membuat suasana ruangan seketika terasa berbeda. Arka Mahendra. Nadira langsung menegakkan tubuh. Pria itu berjalan mendekat dan berhenti beberapa langkah di depannya. “Sudah berubah pikiran?” Suara Arka rendah dan datar. Nadira menatapnya. “Aku masih belum mengerti kenapa kamu melakukan ini.” “Karena aku membutuhkan seorang istri.” “Dan kamu bisa memilih siapa saja.” “Aku tahu.” “Lalu kenapa aku?” Arka tidak langsung menjawab. Tatapannya justru tertuju pada wajah Nadira cukup lama. Tatapan itu membuat Nadira merasa aneh. Seolah-olah pria tersebut sudah mengenalnya jauh lebih lama daripada yang ia kira. Akhirnya Arka mengeluarkan sebuah map hitam dari tangannya. “Baca.” Nadira menerima map tersebut. Di dalamnya terdapat sebuah kontrak. PERJANJIAN PERNIKAHAN KONTRAK — 365 HARI. Matanya membesar. “Seratus enam puluh lima?” “Tiga ratus enam puluh lima hari,” jawab Arka. “Setelah itu?” “Pernikahan berakhir.” Nadira membaca halaman berikutnya. Ada beberapa aturan yang tercantum di sana. Tidak boleh mencampuri kehidupan pribadi masing-masing. Tidak boleh menuntut hubungan layaknya pasangan sungguhan. Tidak boleh mengungkapkan isi perjanjian kepada siapa pun. Dan satu aturan terakhir yang membuat Nadira berhenti membaca. Dilarang jatuh cinta. Nadira mengangkat wajah. “Ini serius?” “Sangat.” “Kamu benar-benar berpikir pernikahan bisa dibuat seperti kontrak kerja?” “Aku tidak membutuhkan cinta.” Jawaban Arka begitu cepat. Nadira tersenyum pahit. “Bagus. Karena aku juga tidak tertarik mencintai pria sedingin kamu.” Untuk pertama kalinya, ekspresi Arka berubah sedikit. Namun hanya sesaat. Ia kembali memasang wajah datarnya. “Kalau begitu kita tidak akan punya masalah.” Nadira menatap kontrak tersebut. Satu tanda tangan. Satu pernikahan. Tiga ratus enam puluh lima hari. Setelah itu semuanya selesai. Setidaknya, itulah yang Nadira pikirkan. Tangannya perlahan mengambil pena. Namun sebelum menandatangani, ia menatap Arka sekali lagi. “Ada satu hal yang ingin aku tanyakan.” “Apa?” “Kalau semua ini hanya untuk kepentinganmu, kenapa kamu bersedia membayar seluruh utang keluargaku?” Ruangan mendadak hening. Arka tidak menjawab. Tatapannya berubah menjadi sesuatu yang sulit dipahami. Kemudian ia berkata pelan, “Karena ada alasan kenapa aku memilihmu, Nadira.” Jantung Nadira berdegup lebih cepat. “Alasan apa?” Arka berbalik dan berjalan menuju pintu. “Kamu akan mengetahuinya nanti.” Pintu tertutup. Nadira masih berdiri di tempatnya. Ia kembali melihat kontrak di tangannya. Ada sesuatu yang tidak beres. Arka bukan pria yang melakukan sesuatu tanpa alasan. Dan untuk pertama kalinya, Nadira mulai merasa bahwa pernikahan ini bukan sekadar kesepakatan untuk menyelamatkan keluarganya. Ada sesuatu yang disembunyikan Arka. Sesuatu tentang dirinya. Sesuatu yang bahkan Nadira sendiri tidak tahu. Dua jam kemudian, Nadira berdiri di depan altar. Gaun putih yang dikenakannya terasa begitu berat. Bukan karena kainnya. Melainkan karena keputusan yang baru saja ia ambil. Di hadapannya berdiri Arka. Tidak ada senyum di wajah pria itu. Tidak ada tatapan bahagia seperti pengantin pada umumnya. Hanya wajah dingin yang sulit ditebak. Ketika tangan Nadira diserahkan kepadanya, Arka menggenggamnya. Hangat. Berbeda dengan tatapan matanya. “Mulai malam ini,” bisik Arka tanpa menoleh, “kamu adalah istriku.” Nadira menatapnya. “Untuk 365 hari.” Arka terdiam beberapa detik. Kemudian ia mendekat dan berbisik di telinganya. “Jangan terlalu yakin pernikahan ini akan berakhir setelah 365 hari.” Nadira membeku. “Apa maksudmu?” Namun Arka sudah kembali berdiri tegak. Pendeta mulai mengucapkan kalimat berikutnya. Dan tanpa Nadira sadari, sebuah permainan yang jauh lebih besar daripada pernikahan kontrak baru saja dimulai. Karena Arka Mahendra tidak pernah benar-benar berniat melepaskannya.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Pernikahan Rahasia sang CEO: Menyerah pada Cinta yang Menggila

read
1K
bc

Satu Atap Tanpa Cinta

read
28.8K
bc

Suamiku Bocah SMA

read
2.6M
bc

Tentang Cinta Kita

read
231.0K
bc

Keyra, Gadis Kecil Kesayangan Om Dirga

read
213.3K
bc

Sentuh Aku, Daddy!

read
173.8K
bc

Demo Dulu, Jatuh Cinta Kemudian

read
11.2K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook