Momen di pusat perbelanjaan itu menjadi jeda yang manis di tengah badai yang baru saja berlalu. Di sebuah gerai perlengkapan bayi yang mewah, aroma kain katun lembut dan nuansa warna pastel menyelimuti Mama Amelia yang tampak sangat antusias. Mama Amelia mengangkat sepasang sepatu bayi mungil berwarna biru ke arah Anya. "Lihat ini, Nya! Cucuku bakal ganteng banget pakai ini. Mama nggak sabar nunggu dua bulan lagi." Anya tersenyum manis, tangannya mengusap perutnya yang kini terasa menendang kecil. "Iya, Ma. Ternyata laki-laki. Anya senang banget, setidaknya dia bakal jadi jagoan yang jagain Anya nanti." Namun, rasa letih mulai merayap di tubuh Anya. Ia memilih duduk di sofa tunggu gerai tersebut, membiarkan mamanya asyik memilih tumpukan pakaian bayi. Saat itulah, pandangan Anya tertu

