Part 74 - Masihkah Ada?

1095 Words

ALDEN meninggalkan Trisha sejenak do rumah sakit untuk menuntaskan beberapa hal. Kebetulan Trisha masih terlelap. Maklum, jam dinding masih menunjukkan pukul 6 pagi. Laki-laki itu hari ini berpakaian serba hitam, mulai dari celana jin panjang, jaket, hingga topi. Dengan penampilan seperti itu, pasti akan ada beberapa orang yang mencurigainya. Akan tetapi, Alden tidak peduli. Fokusnya hanya terpusat pada tujuannya kali ini. Suara lonceng terdengar begitu Alden mendorong pintu masuk sekaligus keluar sebuah kafe. Kafe tersebut adalah tempat yang menjadi sumber penghasilan utamanya. Ia telah bekerja di tempat tersebut hampir 2 tahun. Akan tetapi, sepertinya ia akan mengakhirinya hari ini. "What? Resign?" Alden tetep berekspresi datar ketika menyatakan tujuannya datang ke kafe terhadap sala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD