LANGKAH Alden memelan ketika sampai di sebuah kompleks perumahan. Ia berhenti di depan sebuah rumah yang pernah ia kunjungi beberapa waktu lalu. “Terus ..., Alden? Kamu juga jagain Alka, ya.” “Jangan buat dia sedih. Inget apa yang udah pernah kamu janjiin ke dia. Okay?” “Iya, Tante. Alden akan jaga Alka baik-baik dan enggak akan ngecewain dia.” “Bagus kalo gitu. Kamu ngomong kayak gitu janjinya bukan sama Alka aja, lho, ya. Tapi, sama diri kamu sendiri, saya—selaku orang tua Alka, juga sama Tuhan. Jadi, jangan main-main sama omongan dan jangan main-main sama janji. Paham?” Alden mengembuskan napas berat tatkala teringat akan perbincangannya dengan Agatha, mama dari Alka. Tangab laki-laki itu terkepal kuat di sisi tubuh. Ia merasa kesal pada diri sendiri karena tidak bisa menjaga amana

