Part 59 - Kabar Tak Diinginkan

1312 Words

SENYUM bahagia terukir di bibir seorang remaja laki-laki berseragam putih biru yang tengah berada di halte. Laki-laki itu tersenyum memandangi sebuah amplop putih di tangan. “Besok, hari kelulusanku. Semoga hasilnya memuaskan dan aku bisa keterima di SMA favorit,” ucap laki-laki itu pada dirinya sendiri. “Alden!” Laki-laki berseragam putih biru itu menoleh ke sumber suara. Ya, namanya Alden. Ia berjalan mendekati teman kelasnya yang memanggil tadi. “Ada apa manggil?” “Mau pulang?” tanya teman kelas Alden yang duduk di atas sepeda kayuh. Alden mengangguk, membenarkan pertanyaan teman kelasnya. “Bareng aja, yuk! Searah, ‘kan?” Alden tersenyum lebar dan tanpa sungkan langsung mengangguk. “Boleh, deh,” katanya. Ia pun naik sepeda teman kelasnya dan berpijak pada pijakan yang ada di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD