ALDEN menatap Trisha dengan perasaan agak waswsas. "Gimana? Masih seret?" tanyanya. Trisha menjauhkan gelas dari mulut. Gadis itu menggeleng kemudian. "Udah enggak, Kak. Makasih, ya." "Iya," balas Alden. Laki-laki itu mengambil piring milik Trisha dan miliknya. "Kakak nyuci dulu, ya." Trisha mengangguk. "Iya, Kak. Cha tunggu di sini." Alden hanya mengangguk. Laki-laki itu berjalan ke wastafel dapur. Sesekali, laki-laki itu menoleh ke belakang, mencuri pandang pada sang adik. "Hoam ...." Alden yang sedang fokus mencuci piring refleks menoleh ke belakang saat mendengar suara tersebut. Laki-laki itu menemukan Trisha yang sedang menguap. Tak hanya sekali, adiknya itu menguap sebanyak dua kali. "Hoam ...." Trisha menguap untuk yang ketiga kali. "Kak Alden, Cha ... tiba-tiba ngantuk, deh.

