HAMPIR 2 jam lamanya Alden duduk menunggu di depan ruang operasi. Kedua tangannya tertangkup di depan wajah. Bibir laki-laki itu terkulum. Tak henti-hentinya ia memanjatkan doa agar proses operasi mata untuk adiknya dapat berjalan dengan lancar dan dapat membuahkan hasil yang memuaskan. Alden memejamkan kedua mata. Jari-jemarinya saling bertaut dengan erat. “Ya Tuhan, tolong lindungi Cha,” gumamnya. Tepat saat Alden memanjatkan doa, terdengar suara pintu terbuka. Suaranya terdengar jelas di lorong rumah sakit yang begitu hening. Mendengar suara tersebut, Alden secara otomatis membuka kedua mata dan mengangkat wajah. Laki-laki itu langsung berdiri dalam sekejap. Tatapannya kini terpusat pada seorang pria paruh baya yang mengenakan alat perlindungan diri atau APD secara lengkap, khusus dig

