Irsyad terhenyak, apa yang barusan itu? Sebuah ciuman tepat di ubun-ubunnya mendarat tanpa hambatan sama sekali. Irsyad tak menyangka tindakan yang Runa lakukan, ia bahkan diam selama beberapa detik. karena terkejut. "Barusan itu...." Kebodohan terlihat di wajah lelaki itu. Runa yang duduk di samping Irsyad hanya melemparkan senyuman. "Jangan berpikir yang terlalu jauh, aku cuma melakukan apa yang pernah aku ucapkan dalam hati dulu," ucap Runa dengan santainya. Irsyad yang tak paham dengan ucapan Runa tak mau mengambil pusing. Ia mengubah posisi duduknya menghadap Runa. Sebelah kakinya di tekuk di atas sofa. "Dengar, mulai hari ini ayo bersikap layaknya suami istri," ucapan Irsyad ini membuat Runa mengerutkan keningnya. "Maksud kamu?" Tanyanya, alisnya saling bertautan, tak menger

