Part 20

1451 Words

"Kamu enggak kerja?" tanya Runa. ia dan Irsyad sudah berada di dalam mobil setelah melakukan pemeriksaan kehamilan. "Kamu enggak lihat ini jam berapa?" tanya Irsyad tanpa mengalihkan pandangan matanya dari jalanan di depan mereka. Runa melirik jam di ponselnya. Angka sebelas tiga puluh dua terlihat di layar ponselnya. Runa kembali melirik Irsyad, perutnya terasa lapar, ia ingin membeli sesuatu untuk mengganjal perutnya, tapi ia takut bicara dengan lelaki di sampingnya itu. Alhasil ia hanya memegangi perutnya yang sedikit buncit dan mengelusnya dengan lembut. "Kenapa?" tanya Irsyad yang melihat tingkah Runa dari sudut matanya. "Lapar," jawab Runa lemah. Ia sungguh berharap Irsyad mengerti bahwa ia ingin makan sekarang. "Dua tangkup roti tadi lari kemana?" tanyanya ketus membuat Runa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD