Part 17

1597 Words

Suasana makan malam terasa begitu berbeda, tak ada satupun yang mengeluarkan suara, hanya suara dentingan alat makan yang saling beradu di atas piring. Dini dan Tama saling berpandangan, mereka merasakan ada perbedaan di ruangan ini. Irsyad makan dengan sangat tenang, sendok demi sendok makanan masuk memenuhi rongga mulutnya, sama halnya dengan Runa, perempuan itu makan dengan tenang namun tak ada yang bisa membohongi Dini, wanita yang telah menjadi ibu selama puluhan tahun itu tahu pasti ada yang terjadi dengan keduanya. "Kalian tumben enggak ada yang mau ngobrol?" tanya Dini. Ia mengedarkan pandangannya ke arah dua orang yang duduk saling bersebelahan itu. "Biasanya juga Mama 'kan yang suka ngobrol," jawab Irsyad dengan santai, ia lalu memasukkan suapan terakhirnya ke dalam mulut. "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD