“Syad, dulu kamu dan Gendis yang mengenalkan Aruna untuk pertama kalinya pada kami?" ucap Tama, ia lalu meneguk air putih di gelasnya lalu membersihkan mulutnya dengan serbet yang ada. Ya Irsyad ingat, setelah menolong Runa dari kejadian itu ia dan Gendis memang menjadi teman bagi Runa. Irsyad pernah mengajak Runa ke rumah dan mengenalkan pada kedua orang tuanya. Gendis juga mengenalkan Runa pada kedua orang tuanya yang dulu masih menetap di Indonesia. "Sejak pertama, Papa lihat dia gadis baik-baik. Dia anak yang supel, sederhana, enggak pernah neka neko dan waktu dia datang kesini menceritakan semuanya? Matanya enggak berbohong, Syad," ucap Tama, telunjuk dan jari tengahnya menunjuk bergantian ke matanya dan mata Irsyad. "Cuma berlandaskan mata Papa bisa belain dia?" Irsyad mendengku

