Part 15

1423 Words

 Suasana ruang makan menjadi semakin panas setelah kepergian Runa. Dini kecewa dengan ucapan Irsyad pada Runa. Anaknya itu seolah tak mengerti perasaan Runa yang tengah hamil. "Kamu itu kalau bicara bisa di saring dulu enggak sih, Syad," omel Dini pada anak lelakinya. "Tapi dia benar-benar aneh, Ma. Dia maksa banget buat nikah sama Irsyad," sahut Irsyad. "Iya wajarlah dia maksa, 'kan memang benar kamu itu bapak dari anaknya. Kalau Mama jadi Runa juga Mama enggak akan lepasin kamu gitu aja," ucap Dini. Adu mulut antara ibu dan anak itu tak bisa di elakkan dalam keadaan seperti ini Tama sebagai kepala keluarga hanya bisa menonton. "Mama kenapa sih yakin banget itu anak Irsyad?" tanya Irsyad penuh curiga. "I-iya Mama yakin aja! Sekarang Mama tanya. Kamu benar udah tidur sama dia apa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD