Tubuh Runa mulai mengalami perubahan, memasuki usia kehamilan sembilan belas minggu perutnya sudah terlihat menonjol walaupun belum terlalu besar. Aktivitasnya kini mulai berkurang lebih tepatnya bukan ia yang mengurangi tapi calon ibu mertuanya. Ia sudah tak diijinkan lagi bekerja di toko bunga. Sehari-hari Runa hanya di rumah besar milik keluarga Tama, tak banyak kegiatan yang ia lakukan. Ia kadang merasa bosan, untungnya ada Ina yang bisa ia ajak mengobrol. Terkadang keduanya juga memasak bersama atau mencoba resep-resep baru yang ada di majalah langganan Dini. Semakin lama mereka berdua semakin akrab, Ina yang lebih muda dari Runa jauh lebih dewasa dari dugaan Runa. Runa sering menceritakan bagaimana keadaan hatinya pada Ina dan tanpa diduga gadis itu bisa memberikan semangat yang tak

