SELAMAT MEMBACA Wiliam berdecak kagum melihat Sehan telah siap mengantar Lily ke perusahaan besar. Bentuk tubuh Sehan yang nyaris sempurna itu sungguh membuat Wiliam iri apalagi Sehan terlihat lebih sexy. "Kalau saja aku wanita, sudah kupaksa kau nikahi aku." Wiliam berkedip genit. Sehan memutar bola matanya malas. "Kau membuatku merinding." Wiliam tergelak lalu mereka menolehkan kepala mereka ke arah pintu karena terdengar suara langkah kaki. "Jangan beritahu pada mereka kalau aku datang untuk memeriksa perusahaan," ujar Lily pada Wiliam sembari memasuki mobil, ekor matanya sempat melirik penampilan Sehan. Sehan sendiri tertegun kala melihat penampilan Lily yang begitu dewasa dan itu mampu membuat Sehan berdebar hingga sudut bibirnya terangkat untuk mengulas senyum tipis. "Cepat

