“Terima kasih, Mutti, tapi itu bukan Kate!” respon Christina dingin. Bagaimana bisa Elli segampang itu membodohi Christina? Christina sangat mengenal baik kucing hitamnya, tak mungkin ia bisa dikecoh meski dengan kucing lain yang identik sekali pun. “Hmm... maafkan aku, Sayang! Tapi paling tidak aku sudah berusaha menghiburmu!” ucap Elli sedih. Usahanya ternyata gagal. Tadi sebelum pulang ke rumah, Elli sengaja meluangkan waktu datang ke sebuah toko binatang peliharaan kenalannya. Ia hendak mengambil kucing Persia pesanannya tiga hari lalu. Kebetulan kucing sejenis memang sulit di cari, yang bulunya berwarna hitam legam dengan bola mata kecoklatan. Untung saja kenalannya itu memiliki banyak kenalan lain di jejaring para penjual hewan peliharaan, sehingga akhirnya setelah menanyai sat

