Serangan Mendadak

1178 Words

Sam kecil ketakutan luar biasa melihat banyak orang dengan jubah putih dan kawat di tangan mereka. Para wanita dan anak kecil lainnya berlarian berusaha menyelamatkan diri. Zam dalam versi sebagai pemuda menatap sekelilingnya dengan perasaan bercampur aduk. Kepanikan dan keresahan mereka menular di dalam dadanya. Zam berusaha bangkit dari posisinya. Kepalanya mencari ayah dan ibunya. Para pria menyerang dengan senjata seadanya yang bisa mereka temukan tanpa persiapan. Serangan mendadak ini begitu membuat mereka kewalahan. “Ayah!” teriak Zam. Ketakutan masa kecilnya kembali melingkupi hatinya hingga yang ada dalam pikirannya adalah berlindung pada ayahnya. Zam tidak peduli dengan dirinya yang masih setia duduk di atas tanah seperti orang bodoh. Zam harus mencari ayahnya. “Ayah! Ibu!” t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD