Di Balik Bukit

1020 Words

Kepala anggota rombongan dalam misi hantu kabut itu semuanya mendongak bersamaan begitu semakin masuk ke dalam hutan. Pohon-pohon purba yang super besar mengelilingi mereka. Ada sorot kagum sekaligus takut terbias di mata mereka. Di dalam hutan ini semuanya terasa jauh lebih dingin dibanding udara di hutan sebelumnya. Zam sedikit menggigil merasakan hawa dingin menembus pakaiannya. Ormanza mendengus pelan. Sepertinya kuda putih itu juga merasa kedinginan. Zam mengelus punggung Ormanza. “Aku juga merasakannya, Ormanza. Bertahanlah sebentar,” gumam Zam pada kudanya. “Apa kau merasa lebih dingin, Leah?” tanya Zam pada ahli strategi perang di Kerajaan Zhuro tersebut. Suara Zam begitu pelan nyaris seperti sebuah bisikan. Ia melakukan hal itu tanpa bisa dikendalikan seolah takut ada yang aka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD