Samana coba memperhatikan lagi seperti apa sebenarnya wajah sosok ke tiga itu. Wajahnya terlihat pucat pasi seperti mayat. Rambutnya hitam panjang kumal dan tertawa melengking. Sosok ini menempati tangan Ranu. Sosok ini memberikan energi yang tidak baik ke wajahnya Ranu, sehingga terlihat di area sekitar mata menghitam serta raut wajahnya berubah menjadi pucat seperti mayat. Wajah Ranu sengaja di buat jelek agar dirinya tidak laku. Agar laki-laki tidak bisa menyukai dirinya. Sebenarnya sosok ke tiga itu cantik tapi hambar, pucat pasi berbaju putih kotor, menjuntai ke bawah sehingga tidak memperlihatkan kakinya seperti apa. "Hentikan," ucap Samana. Dia duduk di atas sajadahnya sembari berkomunikasi dengan sosok-sosok yang menggangu Ranu Candramaya. "Lepaskan aku, aowww ampun, panas ...

