Arga dan Ranu telah datang dan mengakui segala kesalahannya. Mereka menceritakan ingin mengakui segala kelemahan di hadapan orang yang berjasa bagi hidup mereka. Arga dan Ranu sungguh sangat bersyukur telah diberikan kesembuhan. Diberikan kesempatan untuk bersatu dan menebus kesalahan-kesalahan di masa lalu. Kisah dari kesakitan yang selalu ia tutupi, untuk melindungi keluarganya. Di angka sepuluh pernikahannya Arga mulai gonjang-ganjing. Si istri yang ia harap bisa cantik, bersih dan rapi justru malah terlihat kusam karena kesibukan bekerja. Istrinya terlalu memikirkan uang dan uang sehingga mengabaikan kewajiban sebagai seorang istri dan ibu. Tapi Arga kesulitan untuk melepaskan istri dan anak-anak yang sudah menbersamai dalam suka dan duka. Sang istri tidak mau di cerai dan Ranu kesulit

