Malam semakin larut, udara semakin dingin, membuat Jun ingin mendapatkan kehangatan. Kekasih yang ingin ia mainkan ternyata menolak keinginan Jun. Key merasa lelah pikiran menuruti hasrat Jun yang tidak ada habisnya. Bagaimanpun ada lelahnya ketika Jun cuma maunya begituan, tanpa mikir masa depan tentang pernikahan. Sepertinya Jun tidak berniat serius menjalin hubungan sampai ke jenjang pernikahan. Pola pikir Jun memang tidak melanda ke komitmen. Ia belum bisa konsisten dalam mencintai dan berada di sisi satu perempuan yang dicintainya. Jika Jun benar-benar yakin mencintai dan menyayangi Key sudah pasti dari dulu mereka sudah nikah. Secara Key juga dari keluarga berada begitu juga Jun, jadi untuk modal nikah sampai punya anak sepuluh, hartanya gak bakal habis. Key terlalu sabar menghadap

