Tak Menikmati Tidur Malam

1438 Words

Sebelum bertemu dengan Samana, kondisi Ranu sudah memperihatinkan. Raganya nampak susah bertahan hidup. Tapi semangat untuk sembuh tetap berdiri kokoh dalam pikirannya. Ranu memang sudah di obati banyak orang namun belum menemukan jodoh kesembuhannya. Ketika Ranu berada di fase tumbang. Dia hanya bergerak sedikit dan menghabiskan waktunya di tempat tidurnya. Untung saja dia memiliki teman yang dekat tempat tinggalnya. Teman itu yang membantu Ranu untuk minum atau sekedar makan bubur. Ranu saat itu terlihat menyeramkan seperti raga yang tidak bernyawa atau pucat pasi seperti mayat hidup. Ranu sudah sangat lama tidak bisa menikmati tidur malamnya karena menahan tubuhnya yang kesakitan. Di malam hari seolah dirinya diteror sesuatu yang mencekam. Ranu merasakan seolah-olah dirinya sedang d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD