"Aku tuh sayang banget tahu nggak sama kamu.Belum pernah aku sesayang ini sama cewek di waktu sesingkat ini."Adam membelai pipi Raisa mesra,di sebuah cafe baru yang katanya kekinian dan baru di buka ini. "Ah kamu gombal,ntar kamu putusin aku kayak cewek di mall tadi siang."Raisa masih tersenyum dan mengungkit masalah di mall waktu itu. "Nggak,nggak mungkin lah demi mata aku yang aku yakini udah ngelihat sosok bidadari nyata di hadapan aku dan akan akan aku persunting jadi bidadari surga di hati aku.Aku nggak akan pernah jadiin kamu hanya iklan di hidup aku,tapi kamu adalah pemeran utama di drama hidup aku.Kamu segalanya Raisa."Adam menggombal lagi dengan pacar barunya. "Beneran nih,ntar kamu sakitin aku lagi terus aku di buang gitu aja deh." Adam lalu menggenggam tangan Raisa."Nggak ba

