48

1531 Words

"Udah baikan?" tanya Orlando pada Olivia saat kakaknya itu datang bersama Elan. Saat ini mereka tengan duduk berdua di ruang keluarga, sedangkan Elan mengeluh tidak enak badan sehingga beristirahat di kamar Olivia yang ada di rumah Mamanya. Olivia menoleh ke arah adiknya dan mengangguk. "Udah, untung dia mau maafin aku," jawabnya. Orlando mengangguk dengan tatapan lurus ke arah televisi, "Iya, karena kalau engga, bisa-bisa kakak jadi janda muda," celetuknya. Olivia sontak memukul kepala adiknya itu dengan remot. "Kalau ngomong tuh dijaga, omongan itu doa tau!" omelnya. Orlando hanya berdecak keras dan menggerutu karena tidak terima diperlakukan kasar oleh kakaknya. "Besok weekend, bikin acara yuk!" ajak Olivia. Dia tidak perduli sekalipun adiknya masih kesal padanya. "Engga bisa.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD