"Makan dulu, Ka!" Anika yang sedang duduk di sebuah kursi kecil dan membantu Azalea mengikat tali sepatunya, menoleh ke arah Kencana. "Sebentar lagi, Ma," jawabnya agak keras karena takut Kencana tidak mendengar suaranya. Lalu ia menatap anaknya yang sudah rapi dengan seragam sekolah dasar. "Udah cantik nih, nanti belajar ngiker tali sendiri ya," ujarnya pada Azalea. Azalea mengangguk dengan senyum lebar, "Makasih ya, Ma. Maaf Lea bikin Mama susah, padahal perut Mama udah besar kayak pengen meledak," ucapnya. Anika tertawa kecil sambil mengelus perutnya yang memang sangat besar karena berisi dua manusia imut. "Engga apa-apa, selagi Mama bisa pasti Mama bantu," balas Anika sambil berusaha berdiri dari duduknya. Ia terkesiap saat sebuah tangan memegang lengannya dan membantunya berdi

