“Mamah!” Ekspresi bahagia Felisha tak dapat disembunyikan karena sore ini kedua orang tuanya telah datang. Anak kecil ini benar-benar berlari mendekati sang ibu yang sedang dituntun oleh bapaknya turun dari mobil kesehatan milik yayasan Nareswara. “Biar saya bantu bawa ini!” ujarku sembari mengangkat salah satu tas berwarna biru dari bagasi mobil. Bu Aning tampak pucat dan sayu. Di tangannya terlihat bekas tempelan perban yang menunjukkan jika selang infus baru saja dilepas dari sana. Sekitar lima hari beliau meninggalkan rumah untuk dirawat di rumah sakit, tapi untungnya kini bisa kembali pulang dengan sehat meski membawa kabar duka karena bayinya yang meninggal dunia. “Elis, digendong sama uwak dulu sini! Mamah masih baru sembuh!” Bu RT menyambut Elis yang ingin digendong oleh i

