74. My Scarry

1169 Words

“Pak Rasya, saya baru saja mengirimkan surel yang ....” “Aku harus pergi dulu, Ran!” Jangankan itu, jika sekarang aku ingin ke kamar mandi pun akan aku tahan. Karena ini lebih penting. Memang Mas Aksa sama sekali tak mengatakan apa pun dalam pesannya. Namun ketika dia mengirimkan sebuah koordinat, tentu saja itu merupakan alamat yang sebelumnya kutanyakan. “Pak Rasya, Anda perlu meninjaunya terlebih dahulu!” Randi menahan-nahan kepergianku. Seakan itu adalah hal penting yang harus kulakukan. “Anda akan pergi ke mana?” Tanpa kujawab, aku merebut tablet yang ada di tangan Randi. “Aku harus menandatanganinya?” tanyaku. “Anda harus tinjau dulu!” Menyebalkan sekali. “Akan langsung kutandatangani.” “Itu tablet saya, Pak. Anda tidak bisa menandatangani dokumen elektronik m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD