109. Menyadari Kesalahan

2723 Words

Obi POV. “Lah Bi?, gak jadi susul Karin sama Omen?” tegur Sinta melihatku masuk lagi ke kafe. Aku menggeleng menatap teman temanku lalu duduk bersandar di sofa. “Ngapa lo?” tanya Kendi yang sudah bergabung duduk dengan kami. Aku menggeleng lagi. “Kafe ini ada setannya gak sih Dol?, kesurupan kayanya deh” komen Sinta mengejek. Aku tetap diam walaupun mereka kompak tertawa. “Gak ketemu Karin sama Omen?” tanya Roland. Aku diam tidak bereaksi, karena bayangan Karin dan Omen berciuman kembali terlintas. “Suntuk ya Bi?, pulang aja yuk, nongkrong di kosan gue” ajak Wina menyentuh pahaku. Sontak aku langsung menatap teman temanku. Lalu focus menatap Roland, semoga dia mengerti tatapanku. “Sama gue aja yuk Win, gue yang antar elo balik. Ngapain temenin orang suntuk” ajak Roland. Wina

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD