Bab 44

580 Words

Rumah Sakit Universitas Tokyo 11:45 - - Meninggalkan Nanase dan Tomoyoshi yang sedang disibukkan oleh kegiatan pagi mereka, di Tokyo, Asanami Tadaichi baru saja keluar dari ruang operasi lengkap dengan apron plastik berlumur darah, cap dan masker yang masih utuh dia pakai, Asanami Tadaichi melihat orang yang lumayan dia kenal. Alih-alih menyapa, Asanami Tadaichi malah memalingkan perhatiannya pada seorang perawat yang sejak tadi berjalan di sebelahnya, berbisik beberapa kata, kemudian Asaami Tadaichi langsung membuka celemek plastik yang masih dia pakai untuk dia berikan pada perawat itu kemudian minta agar ditinggalkan sendirian. “Sudah sangat lama saya melihat anda melakukan operasi seperti ini, profesor.” Ujar pria bertubuh mungil itu pada Asanami yang membalasnya dengan sebuah sen

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD