“Maafkan aku, karena aku menginap di tempatmu, kau jadi terlambat pergi beker—“ “Semalam sudah kukatakan kalau aku libur, bukan?” “Eh, benarkah?” “Ingatanmu benar-benar buruk.” Ujar TOmoyoshi kemudian berjalan ke arah dapur dan membuat secangkir kopi, sementara Nanase hanya memutar bola matanya seperti orang bingung kemudian tertawa macam orang bodoh. Sementara Nanase kembali bergelung dalam selimutnya, Tomoyoshi mulai membuka lemari es dan mengeluarkan beberapa butir telur untuk membuat sarapan. “Kau ada rencana hari ini?” tanya Tomoyoshi. “Aku kan dapat skorsing karena kejadian kemarin, jadi kurasa aku akan di rumah sepanjang hari selama seminggu.” Jawab Nanase malas. “Tidak akan bosan?” “Aaa~ aku ignin main, tapi kalau pergi main aku pasti akan langsung ketahuan dan dilaporkan pa

