Bab 47

1122 Words

Seseorang meukul belakang kepala Nanase saat dia menguap lebar, dan sukses membuat Nanase menjerit karena kaget. Tapi lebih kaget lagi saat dia melihat siapa yang memukul kepalanya saat dia mau masuk ke dalam lift. “Yoro~ kenapa memukul kepalaku?” “Itu balasan karena kau sudah meninggalkan aku di trotoar itu kemarin!” “Bukannya kemarin ambulans juga sudah datang, kenapa masih marah?” “Tentu saja aku marah!” “Marah untuk apa? Aku ingin membantu tapi kau malah memarahiku kemarin, lalu di mana letak salahku?” “Tentu saja kau salah! Kau meninggalkanku begitu saja dan sekarang pasien itu menempel terus padaku bahkan kepala divisi menyuruhku untuk jadi penanggung jawab pasien itu.” “Lalu kenapa? Apa salahnya?” “Jelas saja salah! Harusnya itu jadi tanggung jawab dokter baru menyebalkan it

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD