Tomoyoshi berjalan masuk ke dalam ruang rawat khusus di mana ada seorang pasien yang sempat dia dan Nanase tolong waktu kecelakaan mobil tempo hari. Sambil dibarengi oleh beberapa perawat dan dokter magang, Tomoyoshi berhenti di sebuah ranjang, di mana pasiennya sudah terlihat jauh lebih baik, meski masih ada beberapa alat medis yang menempel padanya. “Selamat siang, Asahi-san?” sapa Tomoyoshi sangat sopan, meski sebenarnya pasiennya itu belum bisa berinteraksi dengan baik, tapi setidaknya Tomoyohsi sudah bersikap sopan untuk pasiennya. “Sensei, ini laporan medisnya dari dokter piket semalam.” Ujar seorang perawat yang membawa rekap medis pasien tersebut. Dengan senang hati dan sebuah anggukan, Tomoyoshi menerima rekap laporan tersebut dan membacanya seksama sebelum berusaha tersenyum.

