Nanase terus mengoceh saat Tomoyosi menyiapkan bahan-bahan untuk tsukiyaki mereka, meski tidak mendapat respon apapun dari yang terus dia ajak bicara, tapi Nanase sama sekali tidak waras terganggu dan tetap saja mengoceh. "Eh, kau punya saus cabai? Bubuk cabai atau apapun itu yang rasanya sangat pedas?" "Aku punya tabasco." "Whoaaaa~ aku mau~ tsukiyaki memang nikmat kalau dimakan dengan bumbu pedas." Ujar Nanase antusias, dia benar-benar tidak peduli di mana dia sekarang dan bersama siapa dia saat ini.. yang Nanase tahu sekarang adalah, makanan yang sedang dibuat oleh Tomoyosi adalah makanan yang paling dia sukai.. Kalau pun Tomoyosi harus jujur, bukan tanpa alasan dia .membeli banyak sekali daging dan pulang lebih awal hari ini. Tentu saja karena dia tahu kalau Nanase buka tipe orang

