Bab 62

1110 Words

"Kalian tidak akan punya privasi jika tetap berperilaku buruk pada Nanase!" Suara yang tiba-tiba saja terdengar di antara Tomoyoshi dan Otohata. Dan suara yang mereka kenal itu terdengar sangat tidak ramah. "Maeda-san?" Tomoyoshi tidak percaya kalau Yuruizawa Maeda ada di sana, di kedai kopi itu dengan penampilan yang terlihat biasa saja. Padahal, ini sudah masuk jam kerja. "Oh~ selamat pagi, sensei." Sapa Otohata dengan senyum menyebalkan yang dia lihat semalam. Ya, semalam. Saat mereka bertemu di halte bus setelah pekerjaannya selesai "Hm," jawab Yuruizawa menanggapi salam dari Otohata. Sementara Tomoyoshi memperhatikan tingkah keduanya yang sangat kontras. Sangat bertolak belakang. "Sedang apa kau di sini?" Tanya Tomoyoshi langsung pada intinya. "Tentu saja aku sedang beli kopi.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD