Kalung pemberiannya

1212 Words

Selama hampir 4 bulan, setiap akhir pekannya selalu aku gunakan untuk menjaga Irgi dan menemani Tante Irine di rumahnya. Minggu demi minggu, kondisi Irgi berangsur membaik. Nafsu makannya telah kembali, kakinya sudah bisa berjalan lagi meski masih sering jatuh beberapa kali. Gerakan tubuhnya telah aktif ia gerakkan lagi. Tapi masih belum ada sepatah kata pun yang berhasil keluar dari mulutnya.   “Nyn, makan dulu.” Tante Irine teriak ke arahku yang sedang duduk di taman yang berada di belakang rumahnya bersama Irgi. Aku membantu Irgi berjalan masuk ke dalam rumah untuk makan siang.   “Kamu pasti capek jaga Irgi terus. Makan dulu ya, Irgi biar Tante bawa ke kamar untuk istirahat.” Aku mengangguk, Tante Irine mulai membawanya ke kamar, setelah akhirnya kembali lagi menghampiriku untuk mak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD