Haii teman teman semuanya, aku masih penulis baru. kalau ada salah kata atau typo tandain yah. terima kasih
Waktu sudah menunjukkan jam 9 malam, aku pun langsung beranjak menuju kamarku. sesudah berpamitan dengan Ayah dan Ibu, saat aku memasuki kamarku hawa dalam kamar sangat berbeda dari biasanya, setelah itu aku langsung tertidur dengan terlentang.
sesaat aku menutup mata, rasanya sangat aneh di atas tubuhku seakan ada sosok yang datang menghampiriku. dan meniupkan sesuatu pada diriku, dan seketika hawa dalam kamarku menjadi panas bahkan aku rasanya ingin menangis.
Padahal sebelum itu aku lupa untuk menutup jendelaku, tapi mengapa aku tidak merasakan hembusan angin malam di dekat jendelaku, mengapa rasanya panas, aku menjadi penasaran dan langsung membuka mataku. Tapi setelah ku membuka mata aku menyesalinya
Aku ingin berteriak, aku ingin berlari, aku ingin memukul. sosok itu sosok menyeramkan yang tiba tiba ada dihapapanku sambil tersenyum dengan sangat menyeramkan, aku takut namun mengapa bibir ini secara aneh tidak bisa bergerak bahkan mengucapkan sepatah kata pun. Tolong bantu aku, aku takut.
Sosok itu makin lama, makin mendekat dan mendekat hingga sosok itu, sekarang sangat dekat dengan wajahku. aku bahkan tidak tau harus apa aku takut aku hanya mampu berteriak dalam hatiku meminta pertolongan pada Ayah, Ibu semoga mereka datang ke kamarku seperti malam malam yang lalu.
Hingga pada akhirnya " AKHHHHHHHH " aku mampu berteriak dengan kencang.
Diluar kamar aku mendengar suara berlalri seseorang menuju kamarku, dan saat aku mengahlikan tatapanku, aku melihat Ayah dan Ibu datang dengan raut wajah dengan penuh tanda tanya dan penuh khawatir.
" Sayang ada apa? mengapa kau berteriak sangat kencang " tanya ibu dengan mendekap diriku yang masih dilanda ketakutan
" yaallah kenapa dengan kaki mu sayang? mengapa bisa berdarah " ujar Ayah, lalu mengambil aku dari gendongan Ibu, dan segera membawa ku menuju rumah sakit
Saat di perjalanan pun aku hanya mampu terdiam tidak dapat berkata-kata, aku masih bingung dan masih tidak menyangka aku bisa melihat sosok yang sangat menyeramkan datang menghampiriku.
Hingga aku tak mampu untuk melihat seisi jalanan yang ku lalui, hingga akhirnya aku terlelap dalam gendongan Ibu.
-------
Pagi pun menjelang saat aku membuka mataku, ruangan putih dan tidak apa siapa siapa disini selain diriku sendiri. kemana Ayah dan Ibu pikirku.
tok tok tok
Suara pintu diketuk dari luar mengalihkan pandanganku yang sedari tadi menatap ruangan yang ku tempati saat ini. tapi tidak ada tanda tanda orang yang ada diluar pintu itu datang
tok tok tok
Suara pintu diketuk pun terdengar kembali, aku yang penasaran berujar " silahkan masuk. " setelah ku berkata seperti itu tiba tiba suara bising dengan suara tawa dan tangisan datang menghampiri sangat nyaring sekali.
krekkk krekk
Suara pintu dibuka, aku terkejut dengan sosok dihadapan ku sangat ini, dia sosok yang tadi malam menghantui pikiranku, datang dengan sosok yang lebih besar dan menyeramkan.
" AKHHHHHHH " aku berteriak sangat kencang setelah bersusah payah untuk berbicara.
Ayah Ibu datang menghampiriku dengan langkah tergesa-gesa, mereka langsung menghampiriku dan bertanya
" Sayang, ada apa? apa ada yang sakit? " tanya ibu dengan tangan yang masih mengelus kepala ku dengan lembut.
" Ayah, Ibu tadi aku melihat sosok yang sangat menyeramkan, sosok itu yang tadi malam datang Ayah ibu. " jawabku
" Sosok apa sayang, coba ceritakan kepada ayah, apa yang kau lihat? " tanya Ayah padaku
Akhirnya aku menceritakan sosok yang aku lihat dari malam dan pagi ini, lalu setelah dari aku bercerita, Ayah dan Ibu saling menatap satu sama lain. dan aku melihat Ayah langsung menelpon seseorang yang aku pun tidak tau.