Bagian 20

2134 Words

Dipta mengendarai mobilnya layaknya sedang berada di sirkuit balap mobil. Menyalip segala kendaraan yang menurutnya menghalangi laju mobilnya. Kecepatan di atas rata-rata tak menghilangkan fokusnya dari jalan yang dia lewati. u*****n dan makian dari pengendara lain tak dia hiraukan. Dia hanya ingin melampiaskan segala emosi yang menumpuk pada dirinya dengan mengendarai mobil dengan gila-gilaan. Dipta terus merutuki kebodohannya yang sudah terlanjur jatuh hati begitu dalam pada Tika. Namun, bayangan masa kelam Kanya tidak dapat meluluhkan hatinya lagi untuk Tika. Sudah jatuh begitu dalam membuat hatinya tentu masih sulit untuk melupakan Tika, terutama kenangan kebersamaan mereka. Tika adalah orang yang berhasil membuatnya membuka hati dalam waktu sekejap. Namun kenapa takdir sepertinya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD